PERAN GURU DALAM KURIKULUM

Bogor, 17 Oktober 2014

CIMG2077

Peran guru dalam pengembangan kurikulum menurut Murray Print (1993) pada buku Curriculum Development and Desain lebih banyak apa yang terjadi pada basis kelas, guru berperan sebagai:

  • implementer atau aplikator kurikulum yaitu berperan untuk mengaplikasikan kurikulum yang sudah ditentukan oleh perumus kebijakan kurikulum, guru tidak memiliki kesempatan untuk menentukan isi kurikulum maupun target kurikulum. Perannya hanya sebatas menjalankan kurikulum. Hal ini  pernah dilaksanakan di Indonesia sebelum reformasi, guru sebagai implementator kebijakan kurikulum yang disusun secara terpusat yang terdapat  dalam Garis-Garis Besar Program Pengajaran (GBPP).
  • Adapter, yaitu sebagai penyelaras kurikulum dengan karakteristik kebutuhan siswa dan kebutuhan daerah. Guru diberikan kewenangan untuk menyesuaikan kurikuum dengan kebutuhan daerah ataupun karakteristik sekolah,  para perancang kurikulum hanya menentukan standar isi sebagai standar minimal yang harus dicapai.bagaimana implementasinya, kapan waktunya, dan hal-hal teknis lainnya ditentukan oleh guru.
  • Developer,  guru berperan sebagai pengembang kurikulum, guru memiliki kewenangan dalam mendesain sebuah kurikulum. Guru tidak hanya bisa menentukan tujuan dan isi pelajaran yang akan disampaikan, tetapi bahkan dapat menentukan strategi apa yang harus dikembangkan dan system evaluasi apa yang akan digunakannya. Sebagai pengembang kurikulum guru sepenuhnya dapat menyusun kurikulum sesuai dengan karakteristik, misi dan visi sekolah/madrasah, serta sesuai dengan pengalaman belajar yang diperlukan anak didik.
  • Researcher, guru berperan sebagai peneliti kurikulum (curriculum researcher). Peran ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas professional guru yang memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kinerjanya sebagai guru. Dalam peran ini guru memiliki tanggung jawab untuk menguji berbagai komponen kurikulum, misalnya menguji bahan-bahan kurikulum, menguji efektivitas program, strategi maupun model pembelajaran, termasuk mengumpulkan data tenatang keberhasilan siswa mencapai target kurikulum. Salah satu metode yang dianjurkan dalam penelitian adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yakni metode peneitian yang berangkat dari masaah ayang dihadapi guru dalam implementasi kurikulum.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s