Monthly Archives: April 2014

TOLERANSI DAN KETERBUKAAN TERHADAP KEBUDAYAAN LAIN

 Bogor, 20 April 2014

  1. PENDAHULUAN

Kemunduran dunia Islam yang masih terus berlangsung hingga saat ini, tidak dapat dipungkiri, telah berdampak negatif terhadap kondisi umat Islam secara internasional. Kaum muslim di berbagai belahan dunia terus menjadi bulan-bulanan para musuh Islam, tanpa mampu memberikan perlawanan yang berarti. Terutama dalam bidang pemikiran, umat Islam pada saat sekarang tengah berada di pusaran arus perang pemikiran (al-ghazwu al-fikriy) yang dahsyat. Jaringan global musuh-musuh Islam gencar melakukan upaya “pencucian otak” terhadap umat Islam dengan cara menyerang konsep-konsep/ajaran-ajaran Islam di satu sisi, dan pada saat bersamaan mendesakkan konsep-konsep pemikiran mereka. Targetnya adalah menjadikan umat Islam secara perlahan-lahan terjauh, atau setidak-tidaknya mengalami pendangkalan pemahaman, dari ajaran-ajaran agamanya.Salah satu aspek ajaran Islam yang pada saat ini banyak mendapat sorotan tajam adalah konsep tentang toleransi.Kaum Zionis dan Barat gencar mengkampanyekan bahwa Islam adalah agama yang anti toleransi.

Guna mengantisipasi dampak negatif dari gelombang perang urat syaraf yang mencemaskan ini, tentunya sangat diperlukan usaha bersama segenap umat Islam untuk kembali berusaha menggali serta menghayati konsep Islam tentang toleransi yang kini sedang diusahakan untuk dikaburkan. Umat Islam, terutama generasi muda, harus diberikan pemahaman yang benar tentang konsepsi ini.Dalam kerangka inilah tulisan singkat ini dimaksudkan, atau, meminjam istilah Yusuf Qaradhawi, ia ditujukan untuk menjelaskan konsepsi yang sebenarnya (taudhîh al-haqâiq), menghilangkan keragu-raguan (izâlah al-syubuhât), serta meluruskan persepsi yang keliru (tashhîh al-afhâm).

Dalam tulisan yang sangat sederhana berikut ini, penulis berusaha mengelaborasi secara tematis konsep Islam tentang toleransi dan keterbukaan terhadap budaya  selain Islam dengan menggali bagaimana toleransi dan keterbukaan berpengaruh kepada akhlak dan pengetahuan dalam peradaban Islam. Pembahasan akan difokuskan kepada bagaimana kedudukan pengaruh toleransi dan keterbukaan terhadap filsafat akhlak dan prinsip epistemology, bagaimana aturan keterbukaan terhadap budaya luar, wilayah keterbukaan apa saja yang boleh dirambah, bagaimana memanfaatkan kajian Barat tentang Islam dan bagaimana kesatuan ilmu dalam peradaban Islam? Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized