ELEMEN PERUBAHAN KURIKULUM 2013

Bogor, 25 Desember 2013

CIMG0162

Perubahan kurikulum 2013 dari kurikulum sebelumnya Kurikulum 2006 yang kita kenal sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan  KTSP)dapat dikaji dan diteiliti dari beberapa elemen dasar pendidikan di Indonesia. Secara pengalaman pada Peraturan Pemerintah ( PP) No. 32 Tahun 2013 sebagai pengganti PP. No. 19 Tahun 2013 tentang Standar Pendidikan di Indonesia, ada 4 Standar pendidikan  yang mengalami perubahan dari 8 standar yang yang ada. Diantara  4 standar yang mengalami perubahan adalah Standar Kompetens Lulusan (SKL), Standar Isi, Standar Proses dan Standar Peniaian. Sedangkan 4 standar lainnya seperti standar pembiayaan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana tidak mengalami perubahan.

CIMG0142 Sedangkan perubahan jika dilihat dari aspek materi berbasis praksis, bukan berbasis materi atau produk. Mata pelajaran apapun memiliki  Kompetensi Inti yang sama dengan tujuan menghasilkan peserta didik yang memiliki kompetensi sikap spiritual yang baik, bersikap sosial yang baik, memiliki komptensi pengetahuan dan keterampilan. Jika salah satunya tidak ada maka peserta didik tidak naik atau kurang dari kompensi minimal. Hal ini berbeda dengan Kurikulum sebelumnya yang secara pragmatis pengetahuan adalah tujuan utama dalam penguasaan yang harus dimiliki peserta didik, sementara pada Kurikulum 2013, sikap (atitude) di SD  lebih dominan, skil hanya sedikit dan pengetahuan sangat sedikit, di SMP , sikap (atitude) masih dominan, skill sedikit ditambah, dan pengetahuan sedikit lebih banyak dari SD, sedangkan di SMA/SMK, antara atitude, skill dan pengetahuan relatif sama perbandingannya.

CIMG0165 Elemen perubahan yang lain adalah:

1. Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi ( Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan), berbeda dengan sebelumnya mata pelajaran tertentu hanya mendukung kompetensi tertentu.

2. Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas.

3. Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama yaitu pendekatan saintifik melalui mengamati, menanya, mencoba, mengumpulkan dan mengkomunikasikan.

4. TIK merupakan sarana pembelajaran yang dipergunakan sebaagi media pembelajaran mata pelajaran lain.

5. Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge, bukan sebagai pengetahuan bahasa.

6. Tidak ada penjurusan di SMA, yang ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat dan pendalaman minat.

7. Dalam SKL, adanya peningkatan dan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

8. Penilaian proses dalam pembelajaran dan di luar pembelajaran merupakan patokan utama dalam menentukan nilai peserta didik, sehingga keragaman kemampuan peserta didik harus diapresiasi oleh guru dalam bentuk nilai.

9. Dalam mendukung prose pembelajaran buku disediakan buku pegangan peserta didik dan buku pedoman guru dalam proses pembelajaran.

CIMG0155 Demikianah beberepa elemen perubahan pada kurikulum 2013 yang menjadi  ciri khas adanya perubahan itu sendiri. Segala niatan baik  untuk memperbaiki kurikulum di Indonesia telah ada, namun jika dirasa masih ada kekurangan di sana-sini merupakan suatu hal yang wajar dan perlu kajian lebih dalam agar pendidikan di Indonesia menghasilkan output pendidikan yang dapat menjelma memiliki SDM yang siap pakai, bermoral dan bermartabat.

Oleh Ruhyana.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s