Monthly Archives: December 2013

VISITING TO SOLOK WEST SUMATERA

Bogor, 19 Desember 2013

20131129_153114

Welcome to Solok, West Sumatera, itulah yang terngiang di telinga saya dan teringat dalam memory beberapa hari ke bekakang. Selama 10 hari di sana,  kami menyempatkan diri di sela-sela kesibukan membina Guru-guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Solok untuk visit ke beberapa tempat yang eksotis, seperti Danau Kembar (danau Atas dan Danau Bawah) di Kabupaten Solok Selatan, Danau Singkarak (sambil pulang) di Tanah Datar , Istana Pagaruyung di Batu Sangkar, dan tak lupa mampir ke arah barat ,Bukit Tinggi dengan Jam Gadang dan Lobang Jepangnya.

20131129_095048 Seandainya Sumatera Barat ada di Malaysia, mungkin sudah menjadi tempat pavorit para pelancong manca negara, namun karena adat masyarakat masih kuat dengan adat bersandikan syara’, sehingga kultur kebudayaan adat minang masih terasa kental dan terasa. Menurut saya ini bentuk proteks yang baik dalam memfilter kebudayaan yang datang ke  Ranah Minang.

Pelajaran berharga dari Ranah Minang, beberapa diantaranya, orang minang ketika kecil sebelum usia remaja diserahkan ke meunasah, jenis madrasah diniyah untuk memnbekali keagamaan di usia dewasa. Jika menginjak remaja mereka harus berani merantau ke luar ranah minang, seperti banyak kita temukan di seantero negeri banyak orang minang yang kita kenal orang Padang, bahkan di negeri jiran Malaysia ada sebuah provinsi yaitu Negeri Sembilan ( kalao gak salah). Itu menujukkan bukti orang Minang bisa menjamah seantero negeri bahkan internasional.

CIMG0792 Ketika berkaitan dengan pendidikan, yang luar biasa dari semangat GPAI di Kabupaten Solok, sejak kami datang sampai akhir kegiatan selama 10 hari, mereka setia menemani dan banyak belajar tanpa mengenal lelah, walaupun setiap hari kegiatan full sampai jam 16.00. Ini menunjukkan mereka sangat haus dengan pengalaman ilmu pengetahuan yang kami miliki. Al hasil kami harus siap melayani dengan sepenuh hati dan semangat tinggi dalam sharing penanganan pendidikan agama Islam di sekolah.

CIMG0796 Suatu malam ketika badan mulai lelah dan letih seharian kegiatan yang full, malam hari mencari makan ke luar penginapan (Caredek Hotel), jalan menyusuri pasar. Sehabis makan kawanku dari Padang Hendrayadi dan dari Jakarta, Ahmad Zaki mengajak makan duren, padahal seumur-umur di Bogor yang banyak duren paling gak doyan makan duren. Untuk menghormati kawan-kawan makan beberapa biji saja, ternyata pedagangnya ngaku orang Karawang. Alhasil uang 20 ribu dapat 2 buah dengan rasa manis dan kekenyangan. Menurut mitos orang yang doyan makan duren, biar gak bau, kulit dalam duren ketika mau minum jadikan tempat minum agar tidak bau duren ketika senggawa. Tapi kata kawan jika makannya banyak tetap saja bau, ada-ada saja yach kilahnya.

Demikian beberapa perjalanan selama di Solok Sumatera Barat, ada yang lebih menarik ketika menelusuri lobang jepang di Bukit Tinggi dengan lereng-lereng yang sangat terjal, cuma tidak bisa diungkapkan di sini, karena kalau inget perut ku sakit gara-gara ulah seekor monkey, yang tahu cuma ana dengan Amad Zaki.

Oke Good Bye Solok

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

KEGIATAN VISITING GURU PAI SOLOK SUMBAR

Solok, 4 Desember 2013

CIMG0655

Team visiting Guru Pendidikan Agama Islam yang ditugaskan Kementerian Agama RI Direktorat Pendidikan Agama Islam Subdit SMP ke Kabupaten Solok Sumatera Barat : Oleh Ruhyana ( SMPN 1 Megamendung Kabupaten Bogor ) Ahmad Zaki ( SMPN 76 Jakarta), dan Hendrayadi ( SMPN 24 Kota Padang Sumatera Barat). Team yang ditunjuk ini merupakan hasil seleksi dari 95 GPAI Kreatif dan Juara Lomba Guru Berprestasi beberapa tahun kebelakang  yang diadakan Kemenag RI. Alhasil team GPAI Kreatif yang ditugaskan ke Solok merupakan pilihan guru PAI memiliki latar belakang dalam kemampuan mengembangkan Pendidikan Agama Islam di sekolah masing-masing, bahkan di lokasi daerah masing-masing melalui MGMP PAI. Sebelum berangkat team ini dibekali dengan berbagai informasi yang didapat dari team Advent yang jauh sebelumnya melakukan penelitian sederhana tentang gambaran umum pendidikan agama Islam yang terjadi di Kabupaten Solok. Selain itu masukan dari pejabat kanwil Kemenag, Dinas pendidikan dan MGMP PAI SMP Kabupaten Solok. Sehingga team berangkat ke Solok dengan strategi rancangan kegiatan yang dapat dilakukan selama 9 hari di lokasi yang ditunjuk.

Perjalanan menuju lokasi Kabupaten Solok memang cukup menegangkan, walaupun jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Padang, perjalanan normal 2 jam jika tidak mendapat kendala. Akan tetapi karena medannya terjal dan penuh dengan lereng-lereng gunung yang sangat dalam serta perjalanan berliku cukup menguras pikiran dan sport jantung. Medan jalan yang berbahan beton ketika hujan memang sangat membahayakan, padahal pengguna jalanan tersebut dominan kendaraan truk-truk besar bermuatan semen dari  PT. Semen  Padang dan kendaraan batu bara dari arah Jambi, sehingga kehati-hatian dalam perjalanan harus diperhatikan, jika tidak , tidak menutup kemungkinan kelindas kendaraan besar yang sarat dengan muatan.

20131125_162645

Team visiting Solok Sumbar diterima oleh Kepala Kemenag Kabupaten Solok Drs. H. Kardinal, MM beserta jajaran stafnya termasuk Kasi PAIS, Kasubag TU, Ketua Pokjawas, Katua MGMP PAI SMP. Dengan sambutan yang hangat team visiting Solok merasa hangat, kelelahan perjalanan selama di perjalanan sirna dengan sambutan hangat  Kepala Kemenag. Kantor Kemenag Kabupaten Solok ini baru saja menerima penghargaan sebagai kantor kemenag terbersih di Provinsi Sumatera Barat. Dan yang paling menarik dari pembicaraan dengan Kepala Kemenag adalah beliau sangat intens dengan guru pendidikan agama Islam. Beliau sangat tertarik ingin jadi guru PMP ( Pendidikan Moral Pancasila) sekarang PKn atau guru Bahasa Indonesia. Hal ini karea beliau termotivasi dengan kepribadian guru 2 guru mata pelajaran tersebut yang memiliki kepribadian, dari mulai performa berpakaian yang selalu rapi, baju meching, sepatu mengkilap, disiplin,tepat waktu dan tidak merugikan guru mata pelajaran lainnya. Dalam konsep sekarang faktor keteladanan atau model yang dilakukan guru menjadi pendidikan nilai secara langsung dalam waktu yang sangat lama. Dengan silaturahim dan koordinasi dengan Kepala Kemenag dan jajarannya maka program yang akan dapat dilakukan selama 9 hari di Kabupaten Solok. Sehingga gambaran program visiting diarahkan kepada Pelatihan Kurikulum 2013 mata pelajarann Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Pelatihan pembuatan Soal yang searah dengan kurikulum 2013, pembelajaran berbasis website yang mendekatkan informasi dengan kondisi geografis kabupaten Solok yang berbukit dan lembah-lembah yang jaraknya sangat jauh, serta bagaimana membangun sekolah yang mengembangkan nilai-nilai relijius islamis di tingkat sekolah.

20131126_090129

Team visiting juga diterima Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok, yang kantornya gak jauh dari kantor Kemenag.  Dinas Pendidikan menyambut baik program Kemenag RI dalam kegiatan Visiting GPAI SMP di Kabupaten Solok. SMP-SMP di Kabupaten Solok realtif bersifat relijius, karena heterogenitas masyarakat masih relatif kecil, karena dominan orang  Minang sebagai penduduk asli kabupaten Solok dan beragama Islam, yang non  muslim sangat minim di SMP-SMP  di Kabupaten Solok. Sementara koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Solok disampaikan Dinas Pendidikan dalam rapat umum bersama Bupati Solok. Sementara team visiting tidak sempat menemui Bupati Solok karena saking padat kegiatan yang dilakukan selama bertugas di Solok dalam melayani kebutuhan GPAI SMP Kabupaten Solok.

IMG_0895

Inilah salah satu gaya dalam pelatihan Implementasi kurikulum 2013 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Pelatihan ini tidak bersifat workshop yang lebih dominan ceramah, akan tetapi lebih banyak kepada praktik pembelajaran  kurikulum 2013, konsep kurikulum dan rasionalisasi perubahan kurikulum 2013 hanya bersifat menghantarkan saja , karena pada umumnya mereka sudah mengetahui dari kegiatan  MGMP PAI SMP yang dilakukan setiap hari Kamis di Aula Kemenag. Sedangkan yang belum banyak mereka lakukan adalah peerteaching, lesson study, membangun sekolah yang berbasis keagamaan, dan bagaimana membangun kultur keagamaan yang berkaitan dengan implementasi kurikulum 2013. Kemajuan GPAI SMP Kabupaten Solok dapat terlhat secara kasat mata dari kemampuan peserta menggunakan laptop dalamn pelatihan selama ini tidak mengalami kendala, bahkan ada beberapa peserta yang sudah pandai membuat media pembelajaran, cuma belum terlatih dalam mengajarkan kepada guru lainnya serta keberanian untuk tampil di depan kelas. Sehingga motivasi untuk menjadin guru profesional yang selalu tampil lebih awal akan terbentuk secara pelan-pelan di kalangan GPAI akan muncul kapan saja.

20131128_154542

Inilah peserta dalam kegiatan visiting GPAI SMP Kabupaten Solok, yang dari hari Pertama sampai hari terakhir tetap setia disiplin melakukan aktivitas kegiatan praktik pembelajaran pendidikan Agama Islam SMP.Pusat kegiatan dilakukan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Solok Jl. Koto Baru Kabupaten Solok, SMPN 2 Gunung Talang dan SMPN 1 Bukit Sundi. Akan tetapi kegiatan inti difokuskan di Aula Kemenag Kabupaten Solok yang lebih mudah dijangkau oleh peserta dari berbagai penjuru wilayah kecamatan yang berada di Kabupaten Solok. GPAI yang jad peserta pada pelatihan ini sangat beragam lokasi tempat tugasnya ada yang berasal dari SAS ( Sulit Air Sepakat), Pantai Cermin, Kayu Aro dekat Danau Atas, Danau Bawah  yang sering kita kenal Danau Kembar, ada juga peserta dari Umbilin X Koto Singkarak di sekitar Danau Singkarak yang sudah terkenal mendunia dengan kegiatan tour the Singkarak beberapa waktu yang lalu. Semangat para GPAI Kabupaten Solok inilah yang menjadi magnet bagi team Visiting tidak kenal lelah malayani mereka siang maupun malam.

20131129_073003 GPAI SMP Kabupaten Solok ini dibawa oleh team Visiting untuk membangun relijius pada peserta didik yang bisa dikembangkan sekolah-sekolah. dari mulai praktik menerapkan model pembelajarn, praktik menerapkan pendekatan pembelajaran saintifik, praktik melakukan penilaian otentik, praktik menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, praktik melakukan remedial dan pengayaan, serta mengembangkan ektrakurikuler pendidikan agama Islam dan penciptaan sekolah yang berbasis menerapkan kultur keagamaan. Dengan adanya program visiting GPAI Kabupaten Solok dibawa secara langsung memotret SMPN 2 GunungTalang dalam membangun sekolah berbasis keagamaan. Hasilnya luar biasa, dengan kepemimpinan kepala sekolah yang berkeinginan kuat serta meyakinkan unsur manajemen sekolah dari mulau pembantu sekolah, satpam, gurun dan tata usaha, serta stake holder sekolah dalam hal ini orang tua siswa,dalam menjalankan program sekolah yang bernansa keagamaan, sehingga lambat laun, sense relijiusitas peserta didik akan tertanam minimal selama 3 tahun di SMP ini akan mewarnai kehidupan yang akan datang setiap jiwa anak didik, yang tentu di kemudian hari akan menjadi pemimpin negeri ini. Karena lelah sekarang dalam mendidik mereka akan dipanen dengan kesenangan di masa yang akan datang.

penulis, oleh ruhyana

Leave a comment

Filed under Uncategorized